Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Sel Tahanan Narkoba Polrestabes

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Sel Tahanan Narkoba Polrestabes Surabaya

Wed, 20 April 2016, Ditulis oleh halodunia


Tribratanews  

80

COUNTS

 

 

 

 

Berkat kejelihan Petugas Sat Tahti Polrestabes Surabaya, Polisi kembali berhasil menggagalkan aksi penyelundupan Narkoba ke dalam Sel Tahanan. Hal itu terjadi saat salah satu tahanan narkoba, yakni MS (28), hendak memasukkan sabu-sabu (SS) kedalam tahanan. Beruntung aksi tahanan narkoba asal Jalan Siwalan Kerto N0 133 ini berhasil digagalkan oleh anggota tahti yang saat itu piket yakni Brigadir Romzi dan Briptu Angga.

 

Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Komisaris Polisi (Kompol) Anton Prasetyo, SIK menjelaskan upaya penyelundupan SS tersebut berawal saat anggota tahti,yakni Brigadir Romzi dihubungi seseorang yang berinisal M pada malam hari. Kepada Romzi, M mengaku diminta oleh MS untuk mengantarkan kiriman berupa seperangkat alat mandi.

 

“Karena curiga, Brigadir Romzi mengajak temannya Briptu Angga untuk menemui M ini diluar Mapolrestabes Surabaya. Saat itulah dua anggota ini memeriksa barang bawaan M yang hendak dititipkan kepada MS yang kini berada di Sel Tahanan. Dari sanalah kami menemukan satu poket SS yang disimpan dalam botol sampo,” ungkapnya.

 

Anton juga menjelaskan mendapati hal itu, polisi langsung membawa M bersama barang bukti ke Mapolres. Setelah itu polisi melakukan pemeriksaan. M mengaku jika dia tidak tahu jika di dalam alat mandi itu terdapat SS. Sebab saat itu, dia hanya disuruh oleh temannya yang bernama Yonif (DPO). Meski demikian, M sendiri mengaku jika dia tidak bertemu langsung dengan Yonif.

 

“Sebab saat menuju ke rumah Yonif, M ini dihampiri oleh orang lain sambil memberikan alat mandi itu. Kami juga sudah melakukan tes urine kepada M, namun hasilnya negatif. Untuk itu kami tidak cukup bukti untuk menahannya,” jelas mantan Kapolsek Asemrowo ini.

 

Sementara itu, kepada Polisi tersangka MS awalnya tidak tahu terkait SS di dalam sampo tersebut. Hanya saja ia mengaku memang mengenal dengan Yonif dan mengetahui asal muasal SS itu. Ceritanya, Yonif memiliki hutang kepada MS sebesar 1 Juta Rupiah. Namun berkali-kali ditagih, Yonif selalu mengelak dan mengatakan belum punya uang.

 

“Setelah itu Yonif menawarkan kepada saya untuk melunasi hutangnya dengan satu gram SS. Daripada tidak dibayar sayapun mengiayakan. Hanya saja saya tidak tahu bagaimana cara Yonif memasukkan SS itu,” ungkap tahanan narkoba yang sudah ditahan sejak 25 Maret 2016 ini.

 

Dia juga mengatakan harga satu gram SS tersebut memang sesuai dengan jumlah hutang yang dimiliki oleh Yonif. Rencananya SS tersebut akan ia pakai sendiri di dalam tahanan bersama tahanan lain. Namun sebelum menikmati SS tersebut dia kembali harus berurusan dengan polisi.
Hanya untuk diketahui, MS ditangkap Sat Reskoba Polrestabes Surabaya pada 25 Maret lalu. Dia ditangkap lantaran Kasus Narkoba dimana dirinya menjadi seorang pengedar SS

Tags : #polisi jatim#polda jatim#polrestabes surabaya,

Perampok Lintas Kota Berhasil Diringkus Unit Crime Hunter Polsek

Perampok Lintas Kota Berhasil Diringkus Unit Crime Hunter Polsek Lakarsantri

Wed, 20 April 2016, Ditulis oleh halodunia


Tribratanews  

76

COUNTS

 

 

Unit Crime Hunter Polsek Lakarsantri pada hari ini Rabu, 20 April 2016 telah berhasil mengamankan 2 (dua) dari 4 (empat) Pelaku Perampokan di Kawasan Kampus Unesa pada hari Senin Pagi (18/04) sekira pukul 07.00 Wib.

 

Kedua pelaku yang berhasil diringkus yakni RM (46), Seorang Tukang Bangunan asal Cilacap yang tinggal di Jakarta Timur bersama dengan rekannya seorang Kuli Bangunan berinisial AR (16) warga Endrosono Semampir Surabaya.

 

Awalnya Polisi menangkap tersangka AR terlebih dahulu pada hari Senin (18/04), sesaat setelah dirinya bersama 3 rekannya yang lain saat menggasak 5 Briker NCB Listrik di Proyek Pembangunan Asrama Putri Unesa Lidah Wetan Surabaya.

 

Tersangka AR sempat menjadi bulan-bulanan massa saat aksinya bersama rekannya diketahui seorang warga yang ada di sekitar lokasi kejadian. Beruntung Polisi segera melakukan pengamanan kepada pelaku dan langsung membawanya ke Mapolsek Lakarsantri untuk dimintai keterangan, sedangkan 3 pelaku yang lain berhasil meloloskan diri.

 

Setelah dilakukan pengembangan oleh tim Penyidik Polsek Lakarsantri, ditangkaplah tersangka RM di sebuah Hotel di Kawasan Dinoyo Surabaya. Awalnya pelaku yang mengaku sudah memiliki 2 (dua) anak ini menginap di sebuah Hotel di Kawasan Arjuno. Setelah mengetahui temannya tertangkap Polisi dirinya berpindah ke Hotel di kawasan Dinoyo Surabaya, hingga pada Selasa dini hari (19/04) sekira pukul 23.00 Wib dirinya berhasil dijemput anggota Crime HUnter Polsek Lakarsantri Surabaya.

 

Kapolsek Lakarsantri Kompol Slamet Sugiarto, SH mengungkapkan Pelaku merupakan Spesialis pencuri Alat Instalasi Listri di Kawasan Proyek di Surabaya. Menurut keterangan tersangka dirinya sudah pernah melakukan hal serupa di Sejumlah Kota di Wilayah Jawa Timur, seperti Batu Malang, Sidoarjo, dan sejumlah tempat di Kota Surabaya.
” Tersangka RM merupakan otak dari perampokan di Kawasan Proyek Asrama Putri Unesa ini. Dirinya memiliki jaringan di Jakarta yang siap menampung barang hasil curiannya selama beroperasi di Jawa Timur. Kini Keduanya berikut barang bukti 5 Briker NCB Listrik dan sejumlah alat pertukangan diamankan di Mapolsek Lakarsantri guna proses penyidikan lebih lanjut”, pungkas Kapolsek Lakarsantri.

Tags : #polsek lakarsantri,